Feeds:
Posts
Comments

25

Sometimes i angry to you

when you don’t understand what i wanna do

or what i wanna say

Sometimes i hate you

When you keep checking me all the way

Sometimes i push you away

When you hold me tighter

or try to decide what i supposed to do

but those sometimes seems meaningless

because i know, i love you all the time :)

Happy 25th anniversary dear mom, dad….

thanks for being our guardian

thanks for giving us shelter…and a place to called home

thanks for giving us chance to become who we really are

and most of the time

thanks for being YOU and making it posibble to being US

US

aaaah…

but i always envy you…

for loving each other like this

My two loving person

Hope there would be another 25 years…

and other 25 years

till God set us apart, amin.

 

P.S dan sungguh, aku mencintai kalian karena Allah

Hobi kok ML

Akhir-akhir ini saya agak kesentil soal seringnya pemadaman listrik yang dilakukan oleh PLN. Walaupun untungnya saya yang tinggal di Jakarta Pusat dan kebetulan berkantor di daerah ring satu tidak terlalu sering “kebagian jatah” ML alias Mati Lampu [tapi pernah loh kantor saya mati lampu, sekali, minggu lalu, kalo ring satu ML harusnya di istana presiden juga ikutan ML, ato paling ndak kedubes AS, balai kota, kantor wapres, dan lemhanas yang kebetulan sederet dengan kantor saya juga ikutan mati :rollingeyes:].

Hobi baru PLN buat ML ini pastinya membuat pelanggan kesal bukan main. Akhir2 ini sering saya membaca status facebook teman-teman saya yang secara berjamaah mekritik pihak PLN mulai dari tingkat yg halus [e.g terimakasih ya PLN] sampai yang kasar [e.g dasar Perusahaan Lilin Negara] bahkan kadang disertai ilustrasi seperti gambar berikut yang saya dapat dr salah satu teman saya di jejaring maya tersebut:

Perusahaan saingan PLN??

Itu baru teman-teman saya yang kebetulan tinggal di Jakarta yang pastinya jarang-jarang kebagian ML. Coba bayangin teman2 di luar pulau Jawa sana yang konon kabarnya sering dapat jatah ML ini. Ndak heran tadi pagi saya liat berita ada mahasiswa di NTT demo ke PLN karena PLN melakukan pemadaman bergilir seminggu sekali masing-masing 6 jam di malam hari [kalau saya ndak salah ingat berita nih ya].

Tapi apa iyasih PLN itu segitu jeleknya?coba kita bikin kajian sederhana [maaf kalo fakta kurang kuat dan ada salah data, namanya juga kajian sederhana :P ]. Bukan bermaksud membela PLN karena mentang2 saya lagi nguli di instansi yang katany wakil pemegang saham PLN ya, cuma syahdan yang saya dengar, hobi baru PLN ini disebabkan oleh rusaknya travo-travo pembangkit listrik milik PLN karena selama ini digunakan melebihi kapasitas. Konon kabarnya, saya pernah mendengar cerita dari orang yang dekat dengan sumber terpercaya bahwa travo travo yang ada digunakan maksimal 60% kapasitasnya untuk menghindari adanya overload. Namun karena adanya tuntutan kebutuhan, travo-travo PLN tersebut “dipaksa” untuk bekerja sampai dengan 90% kapasitasnya untuk masing-masing travo. Bayangkan saja, mesin yang dipaksa untuk bekerja diatas kapasitas maksimum pasti lama kelamaan mengalami breakdown bukan?bagi yang pernah belajar manajemen operasi [saya cuma dapat C+, merusak pemandangan transkrip :cry: ] tentunya tau bahwa breakdown maintenance ini bisa menimbulkan cost yang jauh lebih besar daripada bila mesin itu kita pergunakan dan dirawat sebagaimana mestinya. Ndak cuma cost dari perawatannya saja, bayangkan cost2 yang lain, kerugian di sektor-sektor industri, mulai dari yang besar sampai kecil, ketidakpuasan pelanggan, terganggunya penyediaan kepentingan publik, dll. Hal ini yang sedang terjadi saat ini, syahdan si travo-travo tadi “ngambek” soalnya disuruh bekerja bagai kuda terus-terusan, akhirnya meledug deh!. Kemarin sempat saya dengar dari berita juga kalo Bapak Menteri ngendiko, Desember travo-travo tersebut sudah selesai dan siap bekerja seperti sedia kala [bagai kuda lagi??wallahu'alam], ya mari kita tunggu sampai Desember.

Jadi sampai sini agak-agak ada sedikit pencerahan to kanapa si PLN lagi hobi ML?. Nah pertanyaannya, kalo si PLN sadar sebabnya begitu, knapa slama ini membiarkan saja alat-alat produksi utamanya bekerja di luar kapasitas maksimal??. Wahai saudara-saudara, ketahuilah bahwa PLN itu salah satu BUMN yang melaksanakan penugasan negara yang disebut sebagai PSO, Public Service Obligation. Penugasan ini pada dasarnya merupakan pelaksanaan dari pasal 33 dimana kegiatan yang menguasai hajat hidup orang banyak, yang dalam hal ini penyediaan energi listrik, dilaksanakan negara. Dalam pelaksanaan PSO, pelanggan yaitu masyarakat, membayar jasa PLN sebesar tarif yang ditentukan oleh pemerintah yang selama ini kita kenal dengan TDL [tarif dasar listrik]. TDL yang kita bayarkan setiap bulan itu sebenarnya masih di bawah cost yang harus dikeluarkan oleh PLN sebagai produsen, untuk sektor rumah tangga saja, TDL yang berlaku saat ini kalau dirata-rata sekitar Rp.322/kWH [lengkapnya lihat di sini] bandingkan dengan TDL yang berlaku di negara si paman di sini yang rata-rata 11.22 cent/kwh atau sekitar Rp. 1100. Terus bagaimana si PLN mau hidup kalo cost-nya jauh lebih kecil dari revenue?. Teorinya, dalam PSO, pemerintah sebagai pihak yang berkewajiban untuk menjamin terselenggaranya hajat masyarakat , akan membayar margin tertentu untuk menutupi kerugian tadi. Besarnya margin tadi harus memberikan keuntungan bagi si perusahaan sehingga menjamin ke-going concern-an si perusahaan. Apa hal ini dilaksanakan?aturannya sih begitu, tapi wahai saudara, tahukah bahwa pemerintah kita berhutang konon sebesar RP. 75 Trilliun kepada PLN atas penyediaan jasanya selama ini? ndak heran si putra petir sampai harus memaksa APU-nya dan tidak bisa berinvestasi untuk mebangun pembangkit-pembangkit baru. Saya jadi ingat dosen manajemen keuangan saya yg pernah menyalahkan saya yang waktu itu bilang bahwa perusahaan PSO tetap menyediakan jasa walaupun cost mereka jauh lebih besar dari revenue karena menurut Bapak si perusahaan tadi dapat laba dari margin tadi…lihatlah sang putra petir saat ini pak, dan saya menuruti nasehat Bapak untuk tidak berfikir secara akuntansi sekali karena secara akuntansi PLN ndak rugi hlahwong si 75T tadi pasti sudah dicatat sebagai revenue karena sudah earned walaupun masih unreallized…tapi bukankah orang manajemen keuangan selalu bilang bahwa cash is king?[dan yang terjadi adalah si PLN tidak punya cukup cash].

Kalau mau dirunut lagi, kenapa pemerintah ndak bayar-bayar hak PLN??waaah bisa jadi paper nanti posting kali ini, saya kira saudara-saudara sekalian bisa membuat kajiannya sendiri-sendiri bukan :) . Cuma yang jelas, skema penyediaan energi nasional yang jelas perlu segera dipikirkan oleh para petinggi-petinggi dan ahli-ahli kita. Ndak cukup dengan mengganti Direksi yang katanya akan segera dilaksanakan itu akan bisa mengatasi masalah. Yasalaam…mau sehebat apa juga Direksinya kalau masalah utamanya ndak dibenerin ya ndak selesai ini krisis energi. Kalau mau benerin benang yang sudah terlanjur kust bin mawut, ya ndak bisa cuma ditarik satu benang saja kan?perlu dipikirkan solusi secara komprehensif.

Sementara itu, nunggu para pejabat dan para orang pinter itu mikirin solusi krisis energi yang terbaik, kita juga bisa ikut berperan. Mulai dari hal-hal sederhana seperti menggunakan listrik seperlunya, mematikan yang tidak perlu, seperti iklannya Tante Lidya Kandauw yg sering nongol lagi tuh akhir-akhir ini. Soalnya, kata bapaknya burlian di novel abang tere liye terbaru yang baru saja selesai saya baca bilang begini:

membicarakan orang lain, menggunjingkan orang lain, itu sungguh tidak elok padahal kau memilih untuk tidak terlibat dalam prosesnya. Dan yang lebih jahat lagi, ketika seorang pemimpin terpilih, kau justru lebih asyik memperoloknya dibanding membantunya bekerja, bahkan binatang buas lebih pantas memperlakukan pemimpin kawanan mereka

[eh tapi dua kalimat terakhir sedikit tidak relevan dengan posting saat ini :P ]. Jadi saudara-saudara, mari kita melibatkan diri dalam proses…itu alat-alat elektronik yang ndak perlu sudah dimatikan?penggunaan listrik sudah dihemat?. Buat yang lagi kebagian ML, sabar ya…semoga Desember nanti janji si Bapak beneran terlaksana…

P.S

mohon maaf kalu ada fakta-fakta yang kurang relevan dan kurang menyeluruh, maklum pengetahuan penulis sangat terbatas. Kalau ada yang mau urun rembug atau bahkan mengkritik penulis monggo loh, siapa tau didenger sama orang-orang yang punya akses ke Bapak-Bapak yang punya kewenangan *nglirik nglirik mas adit ;) )*

I’m Not Surprised
Not Everything Lasts
You’ve Broken your Heart So Many Times, [and so do i]
You Stop Keeping Track.
Talk yourself In
You Talk yourself Out
You Get All Worked Up
And Then You Let Myself Down.

[and i do exactly the same :lol: ]

We Tried So Very Hard Not To Loose It
We Came Up With A Million Excuses
We Thought Of Every Possibility

And We Know Someday That It’ll All Turn Out
I’ll Make You Work So We Can Work To Work It Out
And You Promise us Kid That you’ll Give So Much More Than  you Get

you Just Haven’t Met me Yet

Mmmmm ….

You Might Have To Wait
[but] you’ll Never Give Up
I Guess It’s Half Timing
And The Other Half’s Luck
Wherever You Are
Whenever It’s Right
You Come Out Of Nowhere And Into My Life

And We Know That We Can Be So Amazing
And Baby Our Love Is Gonna Change Us
And Now You Can See Every Possibility

Mmmmm ……

And Somehow We Know That It Will All Turn Out
And I’ll Make You Work So We Can Work To Work It Out
And You Promise us Kid you’ll Give So Much More Than You  Get

I Just Haven’t Met You Yet

They Say All’s Fair
And In Love And War
But We Won’t Need To Fight It
We’ll Get It Right
And We’ll Be United

Yeah You Just Haven’t Met Me Yet

We Said Love Love Love Love Love Love Love …..
You Just Haven’t Met Me Yet
Love Love Love …..
[and dear] I Just Haven’t Met You Yet

:)

Q of the day

I am currently thinking about letting go one of my source of income, but i hardly realize that i need other source in order to do so, what do you all think that possibly might work??

your suggestion would be highly appreciate here, and thx a bunch before :)

P.S forgive me for being such a lame blogger, update about my office new staff reqruitement can be found here, i hope that would help :)

Pengumuman.

seperti yang saya bilang di post kemarin, kalau saya sedang bantuin boss-boss saya nyiapin rekrutmen PNS di kantor saya, monggo di click di sini kalau seumpama ada yang berminat jadi abdi negara :)

 

ohya berhubung hasil lirikan mata saya ndak sukses *habisnya cuma lirik2 doang sih*, jadi insya Allah kalau anda diterima bakalan jadi rekan kerja saya *salaman*

 

semoga bermanfaat

regards,

tyas

PNS.

Akhir-akhir ini kalau anda sekalian rajin surfing di internet, ikut milis-milis tentang apapun, atau bahkan membuka Koran nasional *bukan Koran lampu merah atau tabloid infotainment ya, catet!*, anda saya pastikan *PD amat* akan sering menemukan pengumuman rekrutmen CPNS dimana-mana. Dari milis kampus saya saja saya sudah membaca paling tidak 5 atau bahkan lebih lowongan CPNS. Contohnya adalah lowongan Departemen Luar Negeri, Departemen Perdagangan, BPK, BPKP, Departemen Perindustrian, dan bahkan Bank Indonesia, yang pegawainya sebenernya tidak berstatus PNS juga sih :p *yang terakhir ini mau tidak mau membuat saya agak melirik dan menyempatkan untuk membaca dengan cermat ;) *, saya belum menghitung Pemerintah Daerah loh! *termasuk Pemda Jakarta yang kalau tidak salah belum ditutup application term-nya*. Bahkan saat ini saya juga sedang diuber-uber boss saya untuk menyelesaikan berbagai tetek bengek terkait rekrutmen CPNS di kantor saya *oh ya, saya juga kebetulan PNS, public servant, di salah satu instansi pusat*.

KORPRI

KORPRI *yang saya ndak punya seragamnya :p*

Instansi-instansi tadi *termasuk instansi saya juga sih :p* bukannya lagi lomba cepet-cepetan rekrut pegawai baru, tapi ini terkait dengan pemberkasan nasional CPNS baru yang oleh BKN ditetapkan akan dilaksanakan awal Desember ini. Makanya jangan heran kalau banyak instansi, yang *entah dengan pertimbangan seperti apa* merasa membutuhkan tambahan personil dalam organisasinya untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pokok dan fungsi instansi masing-masing, rame-rame melakukan rekrutmen CPNS baru.

Kesempatan ini pastinya hal yang sangat menguntungkan bagi para fresh graduate-r seperti beberapa teman saya yang wisuda bareng saya hamper 2 bulan yang lalu *ohya, saya sudah wisuda loh!:hammer:*, para angkatan kerja yang sebenarnya bukan fresh graduate tapi bercita-cita mengabdi kepada Negara, dan bahkan bagi konsultan-konsultan yang menyediakan jasa pendampingan rekrutmen.*tapi bagi saya ini jelas kurang menguntungkan karena jadi agak sedikit mumet kecuali ya pengumuman yang saya bilang bikin sedikit melirik tadi :lol: *.

Lagi-lagi saya hampir bisa menjamin *dasar sotoy :hammer lagi:* kalau lowongan-lowongan tadi pasti dibanjiri peminat. Apa pasal?aah saya juga tidak bisa menjawab secara pasti, tapi kalau saya berhipotesa ria, sekedar untuk menyusun kajian asal-asalan di blog saya daripada tidak pernah diisi kan ya tidak ada salahnya to? :p.

Menurut saya *yang sok tau ini*, ini terkait erat dengan budaya masyarakat kita. Kebanyakan masyarakat kita menganggap bahwa status seorang abdi Negara itu tinggi di masyarakat, kalo orang kampung saya bilangnya priyayi, oleh sebab itu banyak orang yang bercita-cita untuk menjadi PNS *atau juga bercita-cita punya anak dan atau mantu PNS*.

Selain itu, tingginya minat atas posisi PNS ini *lagi-lagi cuma menurut saya loh*juga dipengaruhi oleh risk appetite atau risk preference dari masyarakat kita. Masyarakat kita masih cenderung berdiri di posisi risk averse, play save, dengan berbagai pertimbangan seperti kondisi Negara, ketidakpastian di masa depan, keamanan, dan lain-lainnya yang saya belum tau karena tidak sempat nanya-nanya juga. Padahal harusnya mayarakat kita mulai dikenalkan dengan prinsip risk return trade off yang merupakan salah satu axiom dasar manajemen keuangan *ah saya lupa, ndak semua pernah diajarin manajemen keuangan*, risiko yang tinggi *harusnya* diimbangi dengan pengembalian yang tinggi pula, hal ini vice versa juga dengan relative rendahnya risiko profesi PNS dengan tingkat pendapatan yang relative rendah *tapi ndak berlaku untuk beberapa departemen tertentu dengan system remunerasi baru juga sih :lol: *.

Ada lagi sebab yang lebih parah lagi, yaitu terkait dengan PNS sebagai patokan kesuksesan seseorang. Kalau ada orang yang mempunyai definisi bahwa sukses sama dengan PNS, dan ternyata orang yang seperti ini ndak Cuma satu atau dua, ya pastinya setiap ada rekrutmen CPNS pasti langsung kebanjiran peminat. Mungkin salah satu contohnya adalah orang tua saya, tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada beliau walaupun saya sendiri kadang kurang setuju *beda pendapat kan ndak dilarang to*, yang sedikit banyak juga menganut paham ini. Jadinya tidak heran ketika saya pernah sedikit saja nyeletuk saja mau pindah ke sektor private kalau ada tawaran yang menjanjikan tingkat pengembalian *yang tidak hanya dalam bentuk materi, tapi lebih ke pencapaian aktualisasi diri* yang lebih menarik, mereka langsung berkeberatan. Dan bahkan adik saya yang sudah dengan susah payah berhasil masuk teknik sip**, fakultas impiannya, di IT*, yang juga universitas impiannya, harus rela melepaskannya karena, seperti saya >..<*, eh bukannya saya mendiskreditkan almamater sendiri loh, saya yakin almamater saya bagus, Cuma dalam kondisi ini adek saya pasti berpendapat fakultas impiannya di universitas impiannya merupakan prioritas yang lebih tinggi dari pada almamater saya yang juga cita-cita orang tua saya *bingung ndak baca deskripsi saya?:LOL:*. Tapi karena definisi sukses versi orang tua saya sama dengan jadi PNS, ya hal ini akhirnya menjadi harga mati bagi kami yang bagaimanapun juga setengah mati ingin menyenangkan orang tua dan salah satunya menjadi sukses di depan mereka.

Pandangan sebagaimana tersebut dalam paragraph di atas *walah, bahasa saya birokratis banget :LOL:*, ternyata tidak hanya dianut oleh orang tua saya, beberapa teman saya juga mengeluhkan hal yang sama. Bahkan ada salah satu teman saya yang menurut saya punya pertimbangan yang sangat logis dan rasional untuk keluar dari korps, akhirnya juga harus menghadapi dilemma karena orang tuanya sangat menentang rencana tersebut.

Bukan berarti saya anti PNS loh *orang saya sendiri PNS*, Cuma saya sempat berandai-andai, kalau saja postur birokrasi kita nantinya jauh lebih ramping daripada sekarang, dengan jumlah PNS yang jauh lebih sedikit tapi juga jauh lebih sangkil dan mangkus *efektif dan efisien kalu tidak pernah dengar*, pastilah kualitas pelayanan public jauh lebih bagus. Selain itu bayangkan apabila alih-alih pengen menjadi PNS semua, orang-orang mulai berfikir untuk menjadi wirausahawan, hal tersebut pastinya bisa lebih baik untuk membangun ekonomi mikro dan makro kita toh, daripada jadi PNS…ya kalau semua mau jadi PNS, jadi pelayan public, terus siapa yang mau dilayani :lol: .

Aduh, saya kok ya jadi suudzon subuh-subuh begini. Saya lupa satu alasan penting yang sangat mungkin mendorong banyak pelamar untuk jadi PNS, semangat untuk mengabdi pada Negara. Kalau memang hal ini yang jadi alasan utama, setidaknya saya juga masih bisa tersenyum dan optimis kualitas pelayanan public di masa depan bakal jauh lebih baik. Ya semoga saja benar :) .

Jadi buat anda yang mungkin iseng baca tulisan *yang ternyata kalau dilihat panjang juga* ini, dan juga kebetulan sedang mempertimbangkan dan bahkan sudah mendaftar buat jadi PNS, saya doakan anda sukses dan diberikan Gusti Pengeran yang terbaik. *Sementara saya juga sedang menunggu perkembangan hasil lirikan mata saya tadi ekekekekekeke*

i don’t youtube-ing as much as i facebook-ing or blogging. Simple reason, watching video would waste up my bandwith quota T.T *derita fakir bandwith*. But this video is just hillarious, you should watch it guys, and look at carefully to the boy *the older one*’s expression and also the little one’s evil smirk >:), it’s freaking funny guys, i mean it!;)

*this video have got huuugeeee popularity in youtube, and sooo many responded video, and even this family become famous there just because this video…now you see how internet could alter some people live huh!!, we supposed to list internet as the new wonders of the world :P *and google too :LOL:*

Akhir-akhir ini, tdk tau ada apa dg kepala saya, saya secara konstan kehilangan inspirasi, motivasi, dan mood untuk menulis *saya banget kan?:D*. Karena menulis itu salah satu cara terbaik buat menjaga tingkat kewarasan saya, saya benar2 berusaha menulis, apa saja, tp tetep saja ga bisa :menghela napas *sounds weird haha*:

Recently, i don’t know what exactly goin on my head, i just keep loosing inspiration, motivation, and mood *sounds like really me huh?:D* to write. Well, since writing is one of the best way to keep my sanity, i’ve tried really hard to write, just about anything, but still i couldn’t make it :sigh:

Karena itu saya jadi lebih giat facebook-an daripadi blogging. kayak update status, ngerjain kuis2 dudul, mengunggah foto *ihiy…pake EYD*, ngobrol dan ejek2an sama teman, ya pokoknya gitu deh. Menurut saya facebook itu agak2 mirip sama microblogging, tp karena saya ga ikutan twitter, dan juga plurk, ya saya facebook-an. Logikanya simpel, kalo saya ga mampu nulis posting panjang dan bermakna, mungkin saya bisa memenuhi kebutuhan menulis saya dalam pesan singkat berlabel status. Ya memang jelas saya ga bakal sepuas kalo berhasil posting, tapi cukuplah, setidaknya buat standar saya :lol: .

That’s why, i become more intens in facebook-ing rather than blogging, you know updating status, taking some silly quizes *love it :D *, uploading photo, chatting and teasing with friends, thoose kind of things that u used to do in facebook. Well, i think, facebook is actually somewhat have some similiarity with microblogging, but since i dont twit, nor plurk :p, i facebook :D . The logic is simple, if i couldn’t afford to write a long and meaningful post, than maybe i could fulfil my writing needs in a short message named status. Well it is obviously won’t make me satisfy, but at least it is acceptable, according to my standard of course :lol: .

Tapi, karena saya keseringan update, jadinya pas saya ikutan quiz yang namanya: what do your status updates say about you?, saya dapat hasil seperti ini:

But then, since i updated a lot, and then i took some quiz named: what do your status updates say about you?, i got this result:

what my updates say about me?

what my updates say about me?

it is written like this:

Sorry, but you are a huge braggart. You use status updates as a way to say “Look at me! Look how cool my life is! Jealous?” It seems everything you do is for show. Really? You just HAD to tell all your FB friends how you sent your two honor roll kids off to school, kissed your amazingly attractive and ageless spouse goodbye and made it to spinning class all before 9 am, didn’t you? You really need to tone it down.

Reaksi saya??pastinya saya ketawa ngakak, tapi kemudian jadi mikir, emang saya se-najong itu ya?*halah, apa ya padanan katanya??*. Gimana kalau anda2 semua yang menilai, ini ada update status terakhir saya

my reaction?of course i’m laughed out loud, but then i began to think, am i that brag??

well, you tell me!!this is few of my latest status updates

10/09/2009: 17.00

Tyas Rochim : merasa tidak pantas menyandang gelar sarjana EKONOMI ketika pengetahuan tentang EKONOMInya jauh tertinggal dari orang-orang yang tidak berlatar belakang EKONOMI >.<

10/09/2009: 14.00

Tyas Rochim : besok itu kalau bahasa jawa bisa berarti besok2, so since i’m a javanese, i didn’t intentionally break my promise while saying tomorrow but couldn’t even afford tomorrow rite *kedip2*

09/09/09: 10.51

Tyas Rochim : soooo nooot in the mooooooooooooooood >.<

08/09/09: 13.54

Tyas Rochim : [masih] ngidam pancake ato waffle yang ada es krimnya buat buka puasa…temenin doong…anyone?please?!*memasang tampang melas*

07/09/09: 12.01

Tyas Rochim everything happen for a reason

05/09/09: 22.55

Tyas Rochim : mau baca komik yang baru dibeli setelah sekian lama tdk pernah membeli komik, comic books are effective to keep your sanity >:D *me being a bloviator :LOL:*

04/09/09: 09.30

Tyas Rochim is gonna miss a banana smile, hope you have a great days overseas bestie :) *cross my fingers for you*

03/09/09: 22.13

Tyas Rochim :pengen bisa posting di blog setelah sekian lama…tp entah knapa, ga ada ide >.< *miss those time when i could write just about anything easily*

02/09/09: 09.35

Tyas Rochim : i’ve been lonely but i know i’ll be okay, good love is on the way :D :D

01/09/09: 21.05

Tyas Rochim : tiba2 teringat masa lalu ketika menghadapi pilihan harus mengejar mimpi sendiri atau mimpi orang tua…aaaah saya sudah tua ternyata XD XD

15.03

Tyas Rochim : is amazed by what his little brother could do, i’m so proud for you dek!!i know you can, i always know :) :) :)

09.07

Tyas Rochim : i’m not crazy i’m just a little unwell XD XD

Itu semua update status saya selama sebulan ini. Jadi menurut anda apakah saya emang nyebelin ato bahasa kerennya narsis?? ;)

Tolong beritahu saya :)

That’s all my updates during this month. So, do you think that i’m a huge braggart so called a bloviator??;)

tell me please :)

Regards,

and XOXO

*ohohohoho miss gossip girl*

PS:

ini masih dalam rangka ga punya ide. Gaya nulis yang selang seling ini nyontek mba la yang saya sangat suka. And by the way, saya menggunakan kata ganti “saya” rather than “gw, aah suatu peningkatan *dijumroh*.

PPS:

you can find me in facebook here: http://www.facebook.com/juzztyas

it is particularly 2.15 AM around here (Jakarta) when i start to write this post, but somehow i cannot close my eyes, so i hop on I ♥ Faces to check out what’s hot there
That’s how i find this photo fix friday week 23. This week photo is about this adorable cute little boy, that i think is already great without any editing process

here is the original photo:

fix it friday: sweet boy

fix it friday: sweet boy

Then i try to give it a little effect with my adobe lightroom 2 software, a very user friendly software everyone, doing some temperature, curve, vignette process to make a little fresh look on the photo, wich turned out to be like this:

freshly sweet boy

freshly sweet boy

Did i stop here?no of course :lol: , this little boy is so darn cute and i love those pretty eyes, so i wonder how this photo would turn out to be when i give it a little retro touch, and here is the result

retro sweet boy

retro sweet boy

well, lightroom always able to please me, but somehow i become curious what would it turn out when i edit it in a different way. So i open my photoshop CS 2, use a little curve editing *yess i love it*, and then use an add on to put a little HDR effect (i used redynamix here) to give this “dreamy effect”, make it more vivid but still smooth, and this is the result:

HDR sweet boy

HDR sweet boy

so here are my effort, hope y’all like it :)

fix it friday #23

fix it friday #23

PS. it’s already 2.37 AM around and i dont even feel sleepy, darn i hate when i got this insomnia

it’s been a while since i knew I Faces photo contest , thanks to this blog [and also this] that somehow lead me to I Faces
site
.
Since this week theme is all about beaches, and somehow i remember that i have this picture, so i began to think, why don’t i just give this a shot. I mean, hey, i’m not gonna loose a thing, eventhough i also probably wont win anyway :lol:

i heart faces and beach!yay

i heart faces and beach!yay

i took this photograph about 7 months ago with my fuji camera, i just love this girl expression. What could we say, full of happiness!!. So everyone, let’s enjoy the beach!*i wish* :D

so if you have leisure time, just hop on over to I Faces and enjoy other gorgeous photographs!say beach :biggrins:

Older Posts »